
作词 : Lingga Wastu
作曲 : Lingga Wastu
Ini hip hop, tempat ku tulis realita.
Di antara bising suara kota dan kerasnya Jakarta.
Metropolitan beranjak jadi metropolutan.
Melahirkan segala macam batas intoleran.
Aku kontra, maka ku buat diksi.
Kusulap kisah hidupmu jadi sebuah fiksi.
Terhanyut dalam sebuah phinisi tanpa arah tak bawa visi.
Jadi permisi kala semua MC mengimitasi.
Damn, man! What the hell is happening?
I don’t even know why I’m still listening.
All the same shit, flowing on the same beat.
Buka matamu karena dunia luas tak pernah sempit.
Malam ini isi kepalaku berisik.
Seakan ada banyak setan yang berbisik.
Mengusik jiwaku dengan penuh intrik, licik.
Membuat nafasku berhenti setiap detik.
Ku coba hitung mundur 2006.
Album laguku terkubur dan tenggelam.
Jiwaku pun tersungkur semakin dalam.
Tapi aku tak kabur, semua masalah bisa ku redam.
Kini 2020, tak ada lagi yang bisa memukulku.
Karena layarku telah berkembang tuk melaju.
Ku pantang berputar meskipun jalanan berliku.
Ini diriku jadi santai, tak perlu buru-buru layaknya dipantai.
Seperti pemburu, buruanku bantai. Terpuruklah dirimu kini di lantai.
Hey, kawan apa yang sedang kau renungkan?
Mari sini duduk sejenak ceritakan, mungkin kau perlu teman tuk ingatkan.
Percayalah kau tidak berjuang sendirian.
Kita ada di bawah langit yang sama. Berjuang bertahan hidup demi keluarga.
Tapi apa daya kita semua terjebak drama. Membuat jiwa kini jauh lampauri raga.
Sulit bedakan hitam atau pun putih. Hingga kau jatuhkan raja menjadi patih.
Berjanji bawa hip hop sampai mati, tapi di tengah jalan kau tertatih hilang nyali.
[REFF]
You can run, but you can’t hide.
Seakan tak terlihat. Na. Nana. Nana.
Renungkan sejenak, apakah hidupmu enak?
Menjadi penjilat. Na. Nana. Nana. 2x